"Di pertengahan tahun ini (operasi 3 rute baru)," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar di Hotel Ritz Calton Millenia, Singapura, Jumat (14/1/2011).
Untuk itu, BUMN aviasi ini akan menambah 11 unit pesawat di tahun 2011. Hal ini seiring dengan target 150 armada di tahun 2015, dari 84 pesawat yang kini dimiliki perseroan.
Penambahan armada, diiringi dengan beragamnya rute perjalanan Garuda yang merupakan bagian tak terpisahkan dari rencana bisnis Fleet, yakni ekspansi, simplifikasi serta peremanjaan armada. Pesawat jenis Boeing 777-800NG disiapkan sebagai armada utama dengan karakteristik modern dan efisien.
Terdapat pula armada baru B777-300ER khusus penerbangan non-stop ke Eropa. Ditambah, armada jarak menengah (A330-200 dan 300), dan jarak pendek premium (B737-800), yang sudah beroperasi. Disamping armada baru single aisle aircarft guna pertumbuhan Citilink, plus armada sub 100 sheeter untuk pelayanan rute dengan frekuensi rendah dan profitabilitas tinggi.
Dengan rencana peremajaan tersebut, secara perlahan armada 747 dan 737 classics akan dihentikan. Khusus 11 pesawat baru yang siap datang tahun ini, perseroan bekerja sama dengan lessors berupa operating lease commitments, sehingga tidak membebankan langsung kepada belanja modal Garuda setiap tahunnya.
Emir menambahkan, rute baru Jakarta-Amsterdam yang diresmikan tahun 2010, saat ini masih tumbuh meskipun tidak sepesat rute dalam negeri. Manajeman Garuda pun sangat memahami kondisi Eropa yang ekonominya belum pulih 100%, hingga berdampak pada tingkat okupansi.
"Market Eropa masih baik. Memang ekonomi stagnan. Kalau ekonomi stagnan, kita enggak kembangkan dulu. Karena kita sudah masuk dalam Sky Team, jadi (pengembangan) bisa menggunakan Sky Team," kata Emir.
Bahkan diawal peresmian rute pertama Eropa, Garuda menargetkan tingkat okupansi bisa mencapai 80% pada tahun lalu. Menteri BUMN Mustafa Abubakar waktu itu mengatakan, pembukaan rute ini merupakan bagian rencana besar Garuda ke depan, termasuk pencapaian laba Rp 3,75 triliun di 2014.
"Kembalinya Garuda akan menguntungkan perkembangan ekonomi dan pariwisata RI dan Belanda," imbuh Mustafa.
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^