Pihak CIA tidak menjelaskan secara gamblang tugas mereka di Libya. Namun para ahli intelijen menyatakan CIA diperkirakan mengirim orangnya untuk membuka hubungan dengan kalangan oposisi Libya dan membantu kebutuhan mereka dalam melawan pasukan yang loyal terhadap Moammar Khadafi.
Menurut mantan anggota CIA yang tidak ingin disebutkan namanya, operasi CIA yang menyelamatkan dua pilot AS berlangsung mulus. Agen CIA berhasil mengamankan spesialis senjata dari pesawat yang jatuh tersebut, setelah sebelumnya diamankan oleh pihak pasukan oposisi Libya. Demikian diberitakan Associated Press, Kamis (31/3/2011).
Pilot pesawat F-15E pada akhirnya diamankan oleh pasukan Marinir AS. Kedua kru pesawat berhasil keluar dari jet tempur itu ketika jatuh di wilayah Libya 21 Maret lalu.
Pesawat jatuh akibat kerusakan mesin saat berhadapan dengan misil yang dilesakan pasukan Khadafi.
Suratkabar The New York Times yang mengabarkan operasi CIA ini pertama kali mengatakan, operasi ini diatur di kantor CIA di Dubai, Uni Emirat Arab. Operasi tersebut dilakukan secara berkelompok yang dibantu oleh pihak Inggris yang mengatur serangan udara.
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^