"Secara lahiriah wanita itu kan terlahir dengan sangat menarik yang bisa menggugah perasaan seseorang. Termasuk yang dilakukan Selly pada korbannya," ujar psikolog forensik Universitas Bina Nusantara Jakarta, Reza Indragiri Amriel, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (30/3/2011).
Menurut Reza, manusia acapkali lemah dan terbuai jika sudah berbau perasaan. Dalam kasus Selly, Reza menduga wanita itu dengan kecantikan dan kesantunan sikap yang dia miliki mencoba memainkan perasaan si korban agar terjatuh dalam jebakannya.
"Dengan paras yang cantik, dia jadikan modal untuk menggoyahkan perasaan korbannya. Dan jika sudah terbawa perasaan maka si korban akan sangat mudah dikendalikan perasaanya," katanya.
Reza juga mengamati, sebenarnya meraup keuntung finansial yang sebesar-besarnya bukanlah niat utama Selly. Poin utama yang ingin diperlihatkan Selly adalah dengan kecerdasan yang dimiliki dia berhasil menipu ratusan orang dari berbagai kalangan.
"Mendapatkan keuntungan finacial itu tujuan sekunder, tujuan primer nya bagaimana mendapatkan kekuasaan dia lantas unjuk kebolehan dan kecerdasan yang dia punya untuk menipu seseorang dan pada tahapan ini dia memang merasa telah unggul," jela Reza.
Sebenarnya apa yang ditunjukkan Selly adalah untuk menutupi kelemahan yang dia punya. Dengan cara yang ekstrim dia melakukan apa saja untuk menutupi kekurangannya.
"Tapi sekali lagi, apapun itu penipu perempuan punya asetlah lebih besar untuk membuat korbannya tak berdaya, ya, dengan kemenarikannya itu," tandas Reza.
Selly ditangkap di Hotel Amaris Kuta, Denpasar, Bali pada Sabtu 26 Maret 2011. Ia tertangkap sedang berduaan dengan kekasihnya, Bima, seorang mahasiswa PTN ternama di Yogyakarta.
Polresta Bogor kini tengah mendalami penyidikan terkait aksi Selly. Sejumlah laporan telah masuk ke tangan sejumlah kantor polisi. Namun, Selly selalu lolos dari jeratan hukum. Kasus penipuan yang dilaporkan oleh sejumlah korban berujung pada mediasi dengan win-win solution.
(lia/irw)
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^