Beberapa retailer di negeri Ratu Elizabeth dilaporkan menerima banyak pengembalian konsol tersebut dari konsumen. Namun kabarnya, retailer menolak mengembalikan uang konsumen secara utuh.
"Jumlah panggilan dan email yang menanyakan isu 3DS ini pada kenyataannya jauh di bawah jumlah yang pernah Nintendo alami ketika meluncurkan perangkat sebelumnya," kata Nintendo dalam pernyataannya.
"Setelah mengeceknya ke retailer yang menjadi mitra kami, hanya segelintir orang yang benar-benar mendatangi toko untuk meminta pengembalian," jelas Nintendo lagi.
Pernyataan Nintendo didukung oleh salah satu partner retailnya, Game, yang mengatakan, hanya lima konsumen dari seluruh Inggris yang mengembalikan 3DS karena mengaku sakit kepala setelah memainkannya.
"Kami tidak menemukan adanya pengembalian dalam jumlah besar," ujar juru bicara Game, seperti dikutip detikINET dari Telegraph, Rabu (6/4/2011).
Keluhan ini sebenarnya sudah bisa diprediksi. Sebelum 3DS diluncurkan, Nintendo pernah memberitahukan bahwa bagi sebagian orang teknologi 3D pada konsolnya itu bisa membuat sakit kepala, pusing, bahkan mual.
Efek tersebut dikatakan Nintendo bersifat jangka pendek. Oleh karenanya, Nintendo menyarankan agar pengguna 3DS mengistirahatkan matanya setiap 30 menit sekali atau ketika mata mulai terasa lelah.
( rns / wsh )
Sumber: detik.com
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^