"Enggak ada masalah. Unit-unit yang rusak belum dikirimkan," kata General Manager Promotion and Motorsport PT Yamaha Kencana Indonesia (YMKI), Eko Prabowo ketika dihubungi detikOto.
Eko menambahkan hingga kini Yamaha belum menerima komplain dari para pengguna motor Yamaha. "Sampai sekarang tidak ada komplain," imbuhnya.
Senada dengan Assistant General Manager Technical Support PT Yamaha Motor Kencana Indonesia Muhammad Abidin. Pria yang akbab disapa Abidin itu menyatakan mesin yang dimaksud belum benar-benar sampai ke konsumen.
"Dipastikan belum tersebar ke pasar. Dan saya yakin belum. Ini sebagai langkah preventif kita," yakin Abidin.
Abidin juga menambahkan kerusakan baut tersebut tidak menyebabkan kecelakaan. "Ini tidak menyebabkan kecelakaan," jelas Abidin.
1.000 Mesin Yamaha
Suku cadang yang tidak standar ini ditemui pada 1.000 unit mesin Yamaha. "Sebenarnya ada baut bermasalah. Karena itu kita harus mengganti kurang dari 1.000 unit mesin," kata Eko.
Menurut Eko mesin motor yang terlibat diantaranya motor sport Yamaha yakni Scorpio-Z, Byson dan V-ixion. "Sementara motor bebek dan jenis lainnya tidak ada," ujar Eko.
Selain itu Eko juga menambahkan Yamaha sudah melakukan langkah pencegahan untuk keselamatan konsumen. Yamaha sendiri tidak ingin mengambil risiko akibat kesalahan baut pada mesin motor Yamaha.
"Kita ambil langkah pencegahan. Kita tidak mau berisiko," jelas Eko.
Baut-baut ini diproduksi oleh perusahaan pemasok (vendor) Yamaha. Akibat baut yang tidak sesuai standar ini Yamaha langsung menghentikan operasi pabrik selama 2 hari di awal Juni dan melakukan pengecekan.
( ddn / ddn )
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^