Jika penggabungan ini terlaksana, diprediksi para analis hasilnya adalah unit bisnis LCD yang bisa mengungguli Sharp sebagai pembuat panel LCD terbesar dari Jepang, bahkan bisa menjadi yang terbesar di dunia.
Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (30/6/2011), Hitachi saat ini tengah intens berdiskusi dengan Hon Hai Precision Industry soal ketertarikannya bergabung di bisnis panel LCD. Namun salah satu narasumber internal menyebutkan proses pendekatan ini masih terganjal beberapa hal.
Sebelumnya dilaporkan Sony dan Toshiba akan menjual saham mereka ke pemerintah Jepang senilai USD 1,2 miliar. Pemerintah Negeri Sakura rupanya tengah berupaya melindungi kepemimpinannya dalam produksi LCD untuk smartphones dan tablet. Gabungan unit bisnis ini nantinya sebagian besar akan dimiliki oleh pemerintah.
Kabarnya, jika ketiganya jadi berkolaborasi, perusahaan pendanaan pemerintah Innovation Network Corp of Japan akan mempertimbangkan untuk menyuntikkan investasi sekitar USD 2,5 miliar.
( rns / ash )
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^