Yohane Natkime, penduduk yang mendukung aksi mogok karyawan, meminta polisi dan manajemen menghormati keputusan DPRP yang meminta PT Freeport menghentikan operasinya selama aksi mogok.
"Saya atas nama masyarakat tujuh suku meminta manajemen dan polisi menghormati keputusan DPRP," kata Yohanes Natkime.
Tokoh Forum MoU PT Freeport dengan masyarakat tujuh suku, Viktor Beanal, mengatakan akan menarik kesepakatan dan menutup Freeport jika persoalan ini tidak diselesaikan.
Kapolres Mimika Ajun Komisaris Besar Denny Siregar mengatakan persoalan ulayat ada aturannya. "Kami dari kepolisian tugasnya mengatur keamanan. Jangan melanggar aturan," kata Denny.
Situasi sempat memanas ketika Kapolres Mimika menyampaikan pengarahannya.
TJAHJONO EP
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^