"Jadi kita ada 3-5 kelompok besar," terang ketua penyelidik di KNKT untuk kasus Sukhoi, Mardjono Siswosuwarno, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (23/5/2012).
Kelompok pertama akan berisi penyelidik, sejumlah pilot senior, ahli meteorologi hingga perwakilan dari air traffic controller (ATC). Kelompok selanjutnya akan berisi para engineering. Nantinya kelompok ini akan bertugas meneliti performance pesawat.
"Dokumen-dokumen yang ada juga akan diperiksa," lanjut guru besar dari ITB ini.
Ada juga kelompok yang dinamakan Human Factor Group. Di sinilah bakal diteliti riwayat kesehatan pilot, termasuk kondisi psikologisnya. Khusus untuk psikologis pilot, bisa diketahui dari percakapan di kokpit pesawat.
"Dari intonasi ya bisa ketahuan, makanya kita harus hati-hati sekali dalam menerjemahkannya," jelas Mardjono.
Selain itu, ahli hukum udara dan hukum internasional juga akan ikut dilibatkan dalam tugas ini. "Ibarat menentukan penyakit manusia, perlu data yang cukup banyak," tandasnya.
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^