Isi berkas tuntutan HP menuding Oracle telah secara ilegal memutuskan versi terbaru dari software database miliknya tidak akan mendukung salah satu jajaran server besutan HP.
Dilansir BBC dan dikutip detikINET, Kamis (16/6/2011), server HP tersebut menggunakan chip Itanium. Sementara Oracle bersikeras bahwa chipnya itu sudah tidak diproduksi lagi.
HP mengklaim, keputusan Oracle itu akan mengecewakan kliennya yang menggunakan server itu. Sementara itu, Oracle menyangkal klaim tersebut dan menyebutkan bahwa pengajuan gugatan HP 'jahat' dan tidak pantas.
Seperti diketahui, persaingan sengit di antara HP dan Oracle dimulai sejak Oracle membeli Sun Microsystems. Langkah Oracle ini mengantarkannya ke pangsa pasar hardware server yang sebelumnya bekerjasama dengan HP.
Hubungan keduanya semakin memburuk ketika tahun lalu Chief Executive HP Mark Hurd digulingkan dari tahtanya dan bergabung dengan Oracle. Hal ini pun kian memanaskan hubungan di antara kedua vendor besar TI tersebut.
( rns / ash )
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^